The Utilization of Three-Dimensional Books and Ika Duba Hand Puppets Based on a Sociolinguistic Approach in Improving Lampung Language Literacy
Abstract views: 31
,
PDF downloads: 6
Abstract
Tujuan. Penurunan jumlah penutur bahasa Lampung, terutama di kalangan generasi muda, mengancam keberlanjutan bahasa ini dan berpotensi menjadikannya sekadar simbol budaya tanpa fungsi komunikatif. Penelitian ini menganalisis pemanfaatan buku tiga dimensi dan boneka tangan Petualangan Ika dan Duba sebagai media literasi untuk memperluas domain penggunaan bahasa Lampung dan memperkuat sikap positif anak terhadap bahasa daerah Lampung.
Material dan Metode. Pendekatan kualitatif digunakan dengan kajian literatur, analisis isi, dan dokumentasi lapangan dari Laporan Krida Duta Bahasa Nasional Provinsi Lampung.
Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan buku tiga dimensi dan boneka tangan Ika Duba mampu meningkatkan minat baca, keterlibatan, serta kebanggaan anak terhadap bahasa Lampung. Berdasarkan survei kepuasan, lebih dari 85% peserta menyatakan bahwa media ini menarik dan membantu mereka memahami kosakata baru bahasa Lampung. Guru dan fasilitator melaporkan adanya peningkatan kemampuan mendengar dan berbicara anak dalam bahasa daerah. Selain itu, 90% responden menyebut media ini relevan dengan konteks sosial budaya lokal dan dapat meningkatkan sikap positif terhadap bahasa Lampung. Media ini juga terbukti membantu guru dalam penyediaan bahan ajar kontekstual dan memperluas domain penggunaan bahasa Lampung dari ruang domestik ke ranah pendidikan formal maupun nonformal.
Kesimpulan. Pemanfaatan buku tiga dimensi dan boneka tangan Petualangan Ika dan Duba menjadi inovasi efektif dalam meningkatkan literasi sekaligus melestarikan bahasa daerah, khususnya bahasa Lampung. Media ini berkontribusi pada perubahan sikap berbahasa yang lebih positif, memperkuat identitas budaya lokal, serta menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak. Namun demikian, implementasi media ini masih menghadapi tantangan, seperti keterbatasan sumber daya, kompetensi guru, dan keberlanjutan program. Oleh karena itu, diperlukan dukungan kebijakan pendidikan, pelatihan guru, serta kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan komunitas bahasa untuk memperluas dampaknya. Dengan pendekatan yang komprehensif dan partisipatif, media literasi berbasis budaya lokal ini dapat menjadi model revitalisasi bahasa daerah di Indonesia.
Kata Kunci
Bahasa Lampung; Boneka Tangan; Buku Tiga Dimensi; Revitalisasi Bahasa Daerah;
Backgrounds. The declining number of Lampung language speakers, particularly among younger generations, poses a serious threat to the language’s sustainability and risks reducing it to a mere cultural symbol devoid of communicative function. This study analyzes the use of the three-dimensional book and hand puppet “Petualangan Ika dan Duba” as literacy media to expand the domains of Lampung language use and to strengthen children’s positive attitudes toward their regional language.
Methods. A qualitative approach was employed through literature review, content analysis, and field documentation derived from the Krida Report of the National Language Ambassadors of Lampung Province.
Results. Results of the study indicate that the use of the three-dimensional book and hand puppets Ika Duba effectively enhances children’s reading interest, engagement, and sense of pride in the Lampung language. Based on a satisfaction survey, more than 85% of participants stated that the media were engaging and helped them acquire new Lampung vocabulary. Teachers and facilitators reported an improvement in children’s listening and speaking abilities in the local language. Moreover, 90% of respondents acknowledged that these media were relevant to the local sociocultural context and fostered a more positive attitude toward the Lampung language. The media also proved beneficial for teachers in providing contextual teaching materials and in expanding the domains of Lampung language use from domestic settings to both formal and non-formal educational environments.
Conclusions. The utilization of the three-dimensional book and hand puppets “Petualangan Ika dan Duba” serves as an effective innovation for enhancing literacy while simultaneously preserving regional languages, particularly the Lampung language. This medium contributes to fostering more positive language attitudes, strengthening local cultural identity, and creating enjoyable learning experiences for children. Nevertheless, its implementation still faces several challenges, such as limited resources, insufficient teacher competence, and program sustainability issues. Therefore, educational policy support, teacher training, and collaboration among government institutions, educational bodies, and language communities are essential to broaden its impact. Through a comprehensive and participatory approach, this culture-based literacy medium can serve as a model for regional language revitalization across Indonesia.
Key Words
Hand Doll;Lampung Language; Three-Dimensional Books; Regional Language Revitalization;
Downloads
References
Astriawan, Deris, Farida Ariyani, Ag Bambang Setiyadi, Mulyanto Widodo, dan Nurlaksana Eko Rusminto. 2025. “Language Attitude of Lampung Native Speakers: An Overview of Age, Gender, Educational Level, and Length of Stay.” Jurnal Pendidikan Progresif 15 (1): 01–14. https://doi.org/10.23960/jpp.v15i1.pp01-14.
Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi. 2024. Risalah kebijakan arah Baru Revitalisasi bahasa daerah menekan laju kepunahan bahasa di indonesia. No. 1. Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Kementrian Pendidikan, Kebudyaan, Riset, dan Teknologi. https://badanbahasa.kemendikdasmen.go.id/resource/doc/files/Risalah_Kebijakan-Arah_Baru_RBD_Menekan_Laju_Kepunahan%C2%A0BD%C2%A0di%C2%A0Indonesia.pdf.
Badan Pusat Statistik Indonesia. 2021. Hasil Sensus Penduduk (SP2020) pada September 2020 mencatat jumlah penduduk sebesar 270,20 juta jiwa. Badan Pusat Statistik Indonesia. https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2021/01/21/1854/hasil-sensus-penduduk--sp2020--pada-september-2020-mencatat-jumlah-penduduk-sebesar-270-20-juta-jiwa-.html.
Bahasa dan Peta Bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. 2025. “Data Bahasa - Peta Bahasa.” https://petabahasa.kemdikbud.go.id/databahasa.php.
BPS. 2012. Kewarganegaraan Suku Bangsa Agama dan Bahasa Sehari-hari Penduduk Indonesia. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/publication/2012/05/23/55eca38b7fe0830834605b35/kewarganegaraan-suku-bangsa-agama-dan-bahasa-sehari-hari-penduduk-indonesia.
Fishman, Joshua A. 1964. “LANGUAGE MAINTENANCE AND LANGUAGE SHIFT AS A FIELD OF INQUIRY. A DEFINITION OF THE FIELD AND SUGGESTIONS FOR ITS FURTHER DEVELOPMENT.” Linguistics 2 (9). https://doi.org/10.1515/ling.1964.2.9.32.
Indonesia, Badan Pusat Statistik. 2024. Profil Suku dan Keragaman Bahasa Daerah Hasil Long Form Sensus Penduduk 2020. 04100.24011. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/publication/2024/12/12/6feb932e24186429686fb57b/profil-suku-dan-keragaman-bahasa-daerah-hasil-long-form-sensus-penduduk-2020.html.
Inten, Dinar Nur, Dewi Mulyani, Syifa Aghnia Zaenal, dan Aida Nur Khairunnisa. 2020. Growing Mother’s Language Literation in A Family Environment. 4.
Juniyanti, Yunika Afryaningsih, dan Suriyana. 2025. “Pengembangan Media Pop-Up Book Berbasis Kearifan Lokal Untuk Meningkatkan Literasi Budaya Siswa Kelas II Sekolah Dasar.” Jurnal Dunia Pendidikan 5 (6): 2134–43. https://doi.org/10.55081/jurdip.v5i6.2949.
Karaolis, Olivia. 2023. “Being with a Puppet: Literacy through Experiencing Puppetry and Drama with Young Children.” Education Sciences 13 (3): 291. https://doi.org/10.3390/educsci13030291.
Kasim, Mohamad Rozi. 2023. “Domains of the Jakun Language Use in Kahang, Johor: An Analysis of Fishman’s Domain.” International Journal of Language Education and Applied Linguistics 13 (1): 4–11. https://doi.org/10.15282/ijleal.v13i1.7309.
Kompas. 2023. “Penutur Terus Berkurang, Bahasa Lampung Terancam Punah.” https://www.kompas.id/artikel/festival-tunas-bahasa-ibu-ajak-generasi-muda-jadi-penutur-bahasa-daerah.
Kumparan. 2024. “Bahasa Lampung Diprediksi 36 Tahun Lagi Punah, Ini Komentar Kepala Kantor Bahasa | kumparan.com.” https://kumparan.com/lampunggeh/bahasa-lampung-diprediksi-36-tahun-lagi-punah-ini-komentar-kepala-kantor-bahasa-23BZxKY8R1C.
Lamhot Naibaho, Bernadheta Nadeak, dan Elferida Sormin. 2023. PELESTARIAN BAHASA DAERAH SEBAGAI JATI DIRI BANGSA INDONESIA. 1 ed. 1 vol. Widina Bhakti Persada. https://repository.penerbitwidina.com/publications/558901/pelestarian-bahasa-daerah-sebagai-jati-diri-bangsa-indonesia.
Munir, Misbahul. 2021. “Ragam Budaya Indonesia sebagai Strategi dalam Membangun Literasi dan SDM Masyarakat.” Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam 1 (2): 43–54. https://doi.org/10.59106/abs.v1i2.35.
Peter, Ramot, dan Masda Surti Simatupang. 2022. “Keberagaman Bahasa Dan Budaya Sebagai Kekayaan Bangsa Indonesia.” Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya 9 (1): 96–105.
Putri, Nandita Wana. 2021. “FENOMENA KEBERAGAMAN BAHASA DI KOTA BANDAR LAMPUNG.” PRASASTI: Journal of Linguistics 6 (1): 106. https://doi.org/10.20961/prasasti.v6i1.48742.
R, Intan Permata Sari, Nabila Nurul Insani, dan Muhammad Rasyid Ridha. 2025. “Ancaman Pergeseran Bahasa Daerah Dan Dampaknya Terhadap Keberlanjutan Warisan Budaya Di Era Global.” Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara 1 (5): 91–96. https://doi.org/10.59435/menulis.v1i5.236.
Rasyid, Nur Aini. 2024. “10 Negara dengan Bahasa Terbanyak di Dunia - GoodStats Data.” GoodStats (Jakarta). https://data.goodstats.id/statistic/10-negara-dengan-bahasa-terbanyak-di-dunia-VdfRH.
Bambang Riadi. 2021. “Language shift: local language proficiency of the younger generation in Lampung.” AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra 22 (2): 388–98. https://doi.org/10.23960/aksara/v22i2.pp388-398.
Riki Nasrullah, Eri Setyowati, Lisa Misliani, dan Dwi Agus Erinita. 2024. “Risalah kebijakan nomor 1. Februari 2024 : Arah baru revitalisasi bahasa daerah: menekan laju kepunahan bahasa daerah di Indonesia.” Monograph. With Imam Budi Utomo dan Nurjaman Nurjaman. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. https://badanbahasa.kemendikdasmen.go.id/resource/doc/files/Risalah_Kebijakan-Arah_Baru_RBD_Menekan_Laju_Kepunahan%c2%a0BD%c2%a0di%c2%a0Indonesia.pdf.
Sofi, Aulia Nur Sofro, dan Biya Ebi Praheto. 2023. “Penggunaan Media Boneka Tangan Untuk Pembelajaran Berbicara Pada Siswa Kelas Rendah Sekolah Dasar.” Bulletin of Educational Management and Innovation 1 (2): 109–21. https://doi.org/10.56587/bemi.v1i2.79.
Suaedi, Hasan, Fitri Amilia, Yeni Mardiyana Devanti, Astri Widyaruli Angraeni, Nurkamilah Nurkamilah, dan Indah Werdiningsih. 2025. “The Language Attitude of Madurese Speakers in Jember: The Sociolinguistic Identity of a Multilingual Community.” KEMBARA Journal of Scientific Language Literature and Teaching 11 (1): 76–87. https://doi.org/10.22219/kembara.v11i1.37871.
Suhassatya, Gabriel Kristiawan. 2025. “KEPUNAHAN BAHASA DAERAH DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF BAHASA SEBAGAI IDENTITAS BUDAYA.” Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora 4 (2): 3280–90.
Sulistiawati, Oktavia Eny, dan Mila Karmila. 2023. “Stimulasi Metode Bercerita Menggunakan Boneka Tangan Sebagai Media Stimulasi Kemampuan Bahasa Ekspresif Anak Usia Dini.” Seminar Nasional “Transisi PAUD Ke SD Yang Menyenangkan.” https://conference2.upgris.ac.id/index.php/snpaud/article/view/11.
Sulung, Undari, dan Mohamad Muspawi. 2024. “MEMAHAMI SUMBER DATA PENELITIAN : PRIMER, SEKUNDER, DAN TERSIER.” EDU RESEARCH 5 (3): 110–16. https://doi.org/10.47827/jer.v5i3.238.
Wei, Li, ed. 2020. The Bilingualism Reader. 2 ed. Routledge. https://doi.org/10.4324/9781003060406.
Winnuly, Winnuly, Puji Yanti Fauziah, Rizki Sevi Triana, dan Tri Susanti. 2023. “Pengembangan Media Pembelajaran Pop-up Storybook Interaktif Untuk Anak Usia Dini.” Jurnal Pendidikan Anak (WEBSITE INI SUDAH BERMIGRASI KE WEBSITE YANG BARU ==> Https://Journal.Uny.Ac.Id/v3/Jpa), Oktober 30, 36–48. https://doi.org/10.21831/jpa.v12i1.57660.
Copyright (c) 2025 Abdul Aziz, Maulana Bagus Rahmat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
1. Copyright on any article is retained by the author(s).
2. The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
3. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
4. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
5. The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
